-->
  • Jelajahi

    Copyright © AB NEWS | Indonesia Morning Post
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Menu Bawah

    Polisi Tangkap Pelaku Jambret yang Kerap Beraksi di Kemangkon dan Kejobong

    AB NEWS
    Kamis, 08 Oktober 2020, 13:36 WIB Last Updated 2020-10-08T06:36:22Z
    Polisi Tangkap Pelaku Jambret yang Kerap Beraksi di Kemangkon dan Kejobong

    AB NEWS ■ Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus penjambretan yang terjadi di wilayah Kecamatan Kemangkon. Satu pelaku berhasil diamankan berikut barang buktinya. Sedangkan satu pelaku lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Kabag Ops Polres PurbaIingga AKP Pujiono dalam konferensi pers, Kamis (8/10/2020) mengatakan, bahwa Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus penjambretan yang terjadi wilayah Kecamatan Kemangkon. 

    Peristiwa penjambretan terjadi sekitar bulan Juni 2020, dengan korban Aini Hidayati (45) warga Kelurahan Mewek, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga.

    "Setelah dilakukan upaya penyelidikan secara terus menerus akhirnya jajaran Satreskrim Polres Purbalingga berhasil mengamankan pelakunya. Pelaku diamankan pada Kamis (24/9/2020)," jelasnya.

    Disampaikan Pujiono bahwa tersangka berjumlah dua orang. Polisi berhasil mengamankan satu tersangka berinisial FS (20) warga Desa/Kecamatan Pengadegan, PurbaIingga. Sedangkan satu tersangka lainnya berinisial AN (25) warga Kemangkon masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

    "Modus yang dilakukan tersangka yaitu mereka berboncengan sepeda motor untuk mencari sasaran. Setelah mendapatkan sasaran kemudian dibuntuti dan saat sampai di jalur sepi langsung beraksi menjambret tas korban," jelasnya.

    Dari tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu buah telepon genggam merk Oppo A37 warna emas, satu dusbook telepon genggam milik korban, satu sepeda motor Supra X bernomor polisi R-5332-RV, helm INK warna hitam dan jaket jumper warna hitam yang dipakai pelaku saat beraksi.

    Berdasarkan keterangan tersangka ia berdua sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. Mereka melakukan penjambretan di wilayah Kecamatan Kemangkon dan Kecamatan Kejobong. Hasil penjambretan menurut tersangka langsung dijual dan hasilnya dibagi rata dua pelaku.

    "Tersangka yang sudah diamankan kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman pasal tersebut yaitu pidana penjara maksimal tujuh tahun. Sedangkan untuk DPO masih dalam pengejaran petugas," ucapnya.

    Kabag Ops mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap aksi penjambretan. Pastikan tidak meletakkan tas berisi barang berharga di sepeda motor. Selain itu tidak memakai perhiasan yang mencolok saat berkendara untuk menghindari pelaku kejahatan.

    ■ Imam Santoso/Hms


    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...